Wednesday, 30 October 2013

Survei Capres Versi PWS

Political Weather Station (PWS) baru-baru ini merilis hasil survei tentang elektabilitas calon presiden 2014, Survei tersebut dibagi dalam dua kategori, yaitu kategori alternatif atau tokoh muda dan kategori capres resmi yang dicalonkan atau diusung oleh Partai.
Dari hasil survei kategori Capres alternatif atau tokoh muda, nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih menempati posisi teratas dengan suara 70,1 persen. Di urutan kedua secara mengejutkan ditempati oleh salah satu kader Partai Golkar yakni Priyo Budi Santoso dengan suara 39,3 persen, sementara di urutan ketiga ada nama Ketua DPR Marzuki Alie, kader Partai Demokrat ini memperoleh suara 33,7 persen. Di posisi keempat ada nama Pramono Edhi dengan suara 28,3 persen, selanjutnya di urutan kelima ditempati oleh Bos MNC yakni Hari Tanoesoedibyo dengan suara 25,5 persen. Di posisi keenam ada Mantan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dengan suara 24,5 persen, lalu ada Puan Maharani yang berada di posisi ketujuh. Di posisi kedelapan ada Presiden PKS dengan suara 14,3 persen, disusul oleh Khofifah Indah Parawansa yang berada di posisi kesembilan dengan 11,7 persen suara. Di posisi kesepuluh ada Ketua Umum PPP yang juga Menteri Agama RI Suryadharma Alie demgan 10,5 persen suara, dan di urutan kesebelas ada nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan 9,4 persen suara.

Sedangkan Hasil survei elektabilitas untuk Kategori Capres resmi dicalonkan atau diusung Partai Politik menempatkan nama Prabowo Subianto di posisi teratas dengan 16,7 persen suara, lalu diikuti di posisi kedua oleh Megawati Soekarnoputri dengan 12,5 persen suara. Di posisi ketiga ada nama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan 10,9 persen suara, kemudian mantan wakil Presiden RI Jusuf Kalla menyusul di urutan keempat dengan 9,4 persen suara. Di urutan kelima ada Bos Media Grup Surya Paloh dengan 7,6 persen suara, selanjutnya di posisi keenam diduduki oleh Raja Dangdut Rhoma Irama dengan 6,4 persen suara. Di posisi ketujuh ada nama Mantan Pangab Wiranto yang memperoleh 6,1 persen suara, lalu menyusul diurutan kedelapan ada nama mantan Ketua MK Machfud MD dengan 5,7 persen suara. Di posisi kesembilan ada Hatta Rajasa dengan 4,2 persen, di urutan kesepuluh ada nama Yusril Ihza Mahendra dengan 2,1 persen dan diposisi kesebelas ada nama Suryadharma Alie dengan 0,6 persen suara. Sementara itu responden yang tidak menjawab dan tidak tahu ada 12,9 persen dan yang mengatakan rahasia ada 3,8 persen.

Survei PWS ini dilakukan pada 21 September-24 Oktober 2013 di 34 Propinsi, dengan jumlah responden 1.070 orang yang sudah memiliki hak pilih pada Pemilu 2014. Adapun tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dan Margin of error 3 persen. Pengambilan data melalui teknik wawancara dengan bantuan kuisioner.

Wednesday, 23 October 2013

Liga Champions Matchday Ke 3

Pertandingan matchday ke 3 Liga Champions musim 2013-2014 telah diketahui hasilnya, beberapa klub unggulan sukses menggilas lawan-lawannya. Juara Bertahan Bayern Muenchen melibas tamunya Viktoria Plzen dengan skor telak 5-0, PSG pun tak mau kalah dengan mencukur tuan rumah Anderlecht juga dengan skor telak 0-5. Real Madrid unggul 2-1 atas Juventus dan Manchester United menang tipis 1-0 atas tamunya Real Sociedad. Sementara itu Barcelona harus puas berbagi angka 1-1 saat bertandang ke markas AC Milan, dan yang mengalami nasib tragis adalah wakil Inggris Arsenal yang harus bertekuk lutut kepada tamunya Borussia Dortmund dengan skor 1-2.

Berikut ini hasil selengkapnya pertandingan liga Champions musim 2013-2014 di match day ke 3 :


CSKA Moskow 1 - 2 Manchester City

Bayer Leverkusen 4 - 0 Shakhtar Donetsk

Manchester United 1 - 0 Real Sociedad

Real Madrid 2 - 1 Juventus

Galatasaray 3 - 1 København

Anderlecht 0 - 5 PSG

Benfica 1 - 1 Olympiakos Piraeus

Bayern München 5 - 0 Viktoria Plzeň

Steaua Bucureşti 1 - 1 Basel

Schalke 04 0 - 3 Chelsea

Arsenal 1 - 2 Borussia Dortmund

Olympique Marseille 1 - 2 Napoli

Porto 0 - 1 Zenit

Austria Wien 0 - 3 Atlético Madrid

Celtic 2 - 1 Ajax

Milan 1 - 1 Barcelona.

Monday, 21 October 2013

Pilkada Deli Serdang

Pemilihan Bupati atau Pilbup Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara akan diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober 2013 ini, warga Deli Serdang akan memberikan suara mereka untuk menentukan siapa yang nantinya akan menjadi pemimpin mereka sebagai Bupati dan wakil Bupati untuk lima tahun mendatang. Dalam pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Deli Serdang tahun ini cukup banyak pasangan calon yang akan ikut bertarung memperebutkan suara warga, ada sebelas pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Deli Serdang baik yang didukung oleh Partai Politik atau yang maju melalui jalur independen.

Berikut ini adalah nomor urut kesebelas pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Deliserdang.

1. Ashari Tambunan-Zainuddin Mars

2. Harun Nuh-Bambang Hermanto

3. Rabualam Syahputra-Purnama Ginting

4. Eddy Azwar-Selamat

5. Musdalifah-Syaiful Syafri

6. T Akhmad Tala'a-Hardi Muliono

7. Fatmawaty-Subandi

8. Timbangan Gingting-Parningotan Simbolon

9. Sudiono Praka-Haris Binar Ginting
10. M. Idris-Satria Yudha Wibowo

11. Sihabudin-Namaken Tarigan.

Hasil Quick Count tentu saja memjadi hal yang paling dicari oleh warga yang ingin mengetahui siapa pemenang pilkada dengan lebih cepat, tentu saja jika ada lembaga survei yang melakukan metode hitung cepat ter sebut. Meski bukan hasil resmi namun karena hampir selalu sama hasilnya dengan penghitungan KPU di beberapa pilkada di daerah lain, maka tak heran jika hasil quick count banyak dijadikan referensi oleh warga walau penentuan siapa pemenang pilkada tetap berdasarkan pada penghitungan akhir yang dilakukan oleh KPU.

Namun yang terpenting dari semua itu pilkada Kabupaten Deli Serdang dapat berlangsung dengan aman dan lancar, tidak ada kerusuhan yang dapat menimbulkan suasana yang tidak kondusif di Kabupaten Deli Serdang.

Sunday, 20 October 2013

Pilkada Langkat

Tanggal 23 Oktober 2013 warga Kabupaten Langkat, propinsi Sumatera Utara akan menyalurkan aspirasinya untuk memilih pemimpin yang mereka percaya selama periode lima tahun kedepan yang terbingkai dalam sebuah pemilihan Bupati (pilbup) yang dilakukan secara langsung. Empat pasangan calon Bupati dan wakil Bupati akan bertarung memperebutkan kepercayaan warga Kabupaten Langkat untuk memilihnya. Berikut ini adalah para pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Langkat beserta nomor urutnya:

Pasangan dengan nomor urut satu adalah Budiono-Abdul Khair

Pasangan dengan nomor urut dua adalah Abdul Aziz-Suharnoto

Pasangan dengan nomor urut
tiga adalah Ahmad Yunus Saragih-Syahmadi Fiddin

Pasangan nomor urut empat adalah Ngogesa Sitepu-Sulistianto.


Masyarakat yang ingin mengetahui hasil pilkada langkat kemungkinan akan mengikuti up date hasil quick count yang biasa dilakukan oleh beberapa lembaga survei pada hampir setiap penyelenggaraan Kepala daerah. Metode quick count disukai oleh masyarakat karena mampu memberikan hasil dengan lebih cepat dan hampir selalu tidak jauh berbeda hasilnya dengan hasil penghitungan yang dilakukan oleh KPU. Namun yang mesti diingat oleh masyarakat, keputusan resmi pemenang pilkada tetap berdasarkan pada hasil akhir penghitungan KPU sebagai penyelenggara pilkada.

Bagi warga Kabupaten langkat. siapapun yang nanti menjadi pemenang diharapkan mampu membawa Langkat ke arah yang lebih baik lagi, kemudian hal yang terpenting tentunya masyarakat Kabupaten Langkat sangar berharap agar pemilihan kepala daerah atau pilbup langkat 2013 ini dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Friday, 18 October 2013

Pilkada Kolaka

Pemilihan Kepala daerah atau Pilkada Kabupaten Kolaka Propinsi Sulawesi Tenggara akan dilaksanakan pada tanggal 20 Oktober 2013 ini, warga Kabupaten Kolaka akan menentukan pilihan siapa yang nantinya akan memimpin mereka sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka untuk lima tahun mendatang. Lima pasangan calon telah siap berlaga dalam pilbup kolaka tetsebut, salah satu di antaranya adalah Pengacara Kontroversial Farhat Abbas yang berpasangan dengan Sabaruddin Labamba. Berikut ini daftar selengkapnya para pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kolaka beserta nomor urutnya:


Pasangan dengan Nomor urut satu adalah pasangan Ahmad Safei- Muh. Jayadin.

Pasangan dengan Nomor urut dua adalah Najmuddin Haruna-
Rusman.

Pasangan dengan nomor urut tiga adalah Farhat Abbas-
Sabaruddin Labamba.

Pasangan dengan nomor urut empat adalah Harun Rahim-Rustam Petta Nyalla,.

Pasangan dengan nomor urut lima adalah pasangan Amir Sahaka-Parmin Dasir.

Masyarakat yang ingin mengetahui hasil pilkada Kolaka dapat mengikuti penghitungan cepat atau Quick Count jika ada lembaga survei yang melakukannya, karena biasanya hasil yang didapat hampir selalu tak jauh berbeda dengan hasil dari KPU. Namun meskipun demikian, perhitungan dari KPU lah yang harus menjadi acuan, karena KPU lah lembaga resmi yang berwenang menentukan pemenang berdasarkan pada perhitungan akhir KPU yang diperoleh.

Namun yang terpenting adalah Pemilihan Kepala Daerah yang dilaksanakan di Kabupaten Kolaka ini dapat berjalan dengan aman dan lancar tanpa ada kerusuhan yang dapat mengganggu keamanan di daerah Kolaka.

Wednesday, 16 October 2013

Pilwako Padang

Pemilihan Walikota Padang atau Pilwako Padang akan dilaksanakan pada tanggal 30 Oktober 2013 ini, Sekitar 580 ribu suara warga Kota Padang akan diperebutkan oleh 10 pasangan calon walikota dan wakil walikota yang akan bertarung dalam Pilwako tersebut. Dari 10 pasangan Calon yang akan berlaga tersebut, 7 di antaranya berasal dari jalur independen dan 3 pasangan lainnya diusung oleh koalisi Partai politik.
Berikut ini daftar no urut pasangan calon walikota dan wakil walikota.pada Pilkada Kota Padang tahun 2013:

1. Pasangan Emma Yohana-Wahyu Iramana Putra

2. Pasangan Muhammad Ichlas El Qudsi-Januardi Sumka

3. Pasangan Desri Ayunda-James Hellyward

4. Pasangan Asnawi Bahar-Surya Budhi

5. Pasangan Ibrahim-Nardi Gusman

6. Pasangan Kandris Asrin-Indra Dwipa

7. Pasangan Maigus Nasir-Armalis

8. Pasangan Indra Jaya-Jefri Hendri Darmi

9. Pasangan Syamsuar Syam-Mawardi Nur

10. Pasangan Mahyeldi-Emzalmi.

Hasil Pemilihan Walikota Padang biasanya dapat diketahui lebih cepat jika ada lembaga survei yang melakukan metode quick count seperti pada pilkada-pilkada sebelumnya, namun hasil resmi tetap mengacu pada penghitungan akhir yang dilakukan oleh KPU.

Warga Kota Padang tentunya berharap siapapun yang nantinya jadi pemenang akan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi Kota Padang

Monday, 7 October 2013

Pilbup Magelang

Pada tanggal 27 Oktober 2013 ini KPU Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah akan menggelar Pemilihan Bupati dan wakil bupati secara langsung, warga Kabupaten Magelang akan menyalurkan aspirasinya guna memilih pemimpin yang mereka percaya untuk lima tahun mendatang. Sudah ada enam calon pasangan bupati dan wakil bupati yang akan berlaga untuk mendapatkan kepercayaan dari warga Kabupaten Magelang.

Berikut ini daftar nomor urut calon bupati dan wakil bupati Magelang beserta partai yang mendukungnya:


Pasangan dengan nomor urut 1 adalah Susilo Mujadin - Putu Murja (PAN dan PPP)

Pasangan dengan nomor urut 2 adalah Rohadi Pratoto - Muhamad Achadi (Partai Golkar, PKB dan PKS)

Pasangan dengan nomor urut 3 adalah Handoko - Eko Purnomo (jalur independen)

Pasangan dengan nomor urut 4 adalah Zaenal Arifin - M Zaenal Arifin (PDI Perjuangan)

Pasangan dengan nomor urut 5
Achmad Majidun-Sad Priyo Putra (Partai Demokrat, Hanura, PPRN dan PBB)

Pasangan dengan nomor urut 6 adalah Muhammad Arwan-Haiban Hajid (Partai Gerindra dan PKNU).


Bagi yang ingin mengetahui hasil pilkada Magelang dengan cepat, biasanya mengacu pada hasil quick count yang biasa dilakukan oleh berbagai lembaga survei, karena hasilnya yang hampir selalu tak jauh berbeda dengan hasil penghitungan KPU. Namun hasil resmi tetap pada KPU, karena hasil quick count itu hanya bersifat prediksi ilmiah.

Harapan warga Kabupaten Magelang tentu saja agar suasana daerahnya tetap kondusif selama dan sesudah penyelenggaraan pemilihan Kepala daerah tanpa ada gangguan keamanan yang dapat meresahkan masyarakat.

Sunday, 6 October 2013

Pilkada Kabupaten Mimika

Warga Kabupaten Mimika, Propinsi Papua pada tanggal 10 Oktober 2013 ini akan memberikan suaranya untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati untuk lima tahun mendatang. Dalam pemilihan Kepala Daerah di Mimika kali ini cukup banyak pasangan calon yang akan ikut bertarung memperebutkan kursi nomor satu dan dua di Kabupaten Mimika. Telah ada sebelas pasangan calon yang resmi terdaftar dan telah memiliki nomor urut, mereka adalah :

Pasangan nomor urut 1, adalah
Yamenal Paul Maniagasi - Parjono

Pasangan nomor urut 2 , adalah Abdul Muis – Hans Magal

Pasangan nomor urut 3, adalah Yopi Kilangin – Andi Nur Tajerimin

Pasangan nomor urut 4, adalah Agustinus Anggaibak – La Sarudi

Pasangan nomor urut 5, adalah Agapitus Marimau – Satiyono

Pasangan nomor urut 6, adalah Athanasius Allo Rafra – Titus Natkime

Pasangan nomor urut 7, adalah Pither Yan Magal – Philipus
Wakerkwa

Pasangan nomor urut 8, adalah Samuel Farwas – Virgo Solossa

Pasangan nomor urut 9, adalah, Eltinus Omaleng – Yohanis
Bassang

Pasangan nomor urut 10, adalah Trifena Tinal – Anastasia Tekege
Pasangan nomor urut 11, adalah Alfred Douw – Lalu Suryadama.


Pilkada Kabupaten Mimika pada awalnya akan dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 2013, namun akhirnya ditunda dan digelar pada tanggal 10 Oktober 2013. Penundaan Pilkada itu disebabkan adanya salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2013-2018 memenangkan gugatan di PTUN Jayapura terkait tidak terakomodirnya dalam pilkada Mimika 2013 oleh KPUD.
KPUD harus mengikuti
perintah dari PTUN dan wajib
dilaksanakan, karena jika tidak
dilaksanakan akan berdampak
pada KPUD. Yang pertama KPUD
kena dengan kode etik, kedua
tidak akan melaksanakan pilkada karena tidak mengikuti
perintah PTUN, ketiga dengan
pertimbangan situasi keamanan
dan ketertiban masyarakat.

Penyelenggaraan pilkada Kabupaten Mimika ini diharapkan dapat berjalan aman dan lancar, serta tidak ada kerusuhan yang bisa mengganggu suasana Kabupaten Mimika yang cukup kondusif sejauh ini, para pasangan calon dan pendukungnya diharapkan untuk siap menerima hasil apapun pada pilbup Mimika 2013 ini.

Hasil Quick Cpunt

Mengenai hasil quick count yang biasa dilakukan oleh beberapa lembaga survei memang sering menjadi harapan sebagian besar masyarakat untuk mengetahui hasil pilkada dengan lebih cepat, namun hasil quick count hanyalah prediksi dan gambaran ilmiah, meski hasilnya hampir selalu tak jauh berbeda dengan perhitungan manual, namun masyarakat mimika diharapkan untuk bersabar menunggu hasil resmi dari KPU.

Wednesday, 2 October 2013

Pilkada Dairi

Kabupaten Dairi, Propinsi Sumatera Utara akan menggelar pesta demokrasi berupa pemilihan kepala daerah atau pilkada yang dilakukan secara langsung pada tanggal 10 Oktober 2013 ini, masyarakat Kabupaten Dairi akan menyalurkan aspirasinya untuk memilih bupati dan wakil bupati yang akan memimpin Kabupaten Dairi untuk lima tahun mendatang. Telah ada empat pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan turut bertarung dalam pilbup Dairi tersebut, keempat pasangan itu adalah

Pasangan nomor urut 1, Jhonny Sitohang- Irwansyah Pasi. Pasangan incumbent ini diusung oleh Partai Golkar.

Pasangan nomor urut 2, Pasiona
Sihombing- Insanuddin Lingga yang didukung oleh PDI Perjuangan.

Pasangan nomor urut 3,
Parlemen Sinaga- Renfil Capah yang didukung oleh11 parpol.

Pasangan nomor urut 4,
Luhut Matondang- Maradu Gading Lingga yang didukung oleh Partai Demokrat.

Hasil pilkada Dairi tentu menjadi hal yang sangat ditunggu oleh para calon dan masyarakat kabupaten Dairi, dan biasanya untuk mengetahui hasil secara cepat, ada beberapa lembaga survei yang melakukan metode penghitungan cepat atau lebih dikenal dengan metode Quick Count. Dan hasil yang diperoleh dari quick count ini, biasanya juga hampir selalu tak jauh berbeda dengan penghitungan KPU, namun tetap saja hasil resmi adalah penghitungan manual yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Harapan warga Kabupaten Dairi tentu saja menginginkan agar Proses pemilihan kepala daerah ini dapat berjalan lancar dan aman, dan harapan mereka selanjutnya adalah siapapun yang nantinya menjadi pemenang, sang pemimpin tersebut dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk memajukan Kabupaten Dairi.

Tuesday, 1 October 2013

Pilkada Ende

Pada tanggal 21 Oktober 2013 ini Kabupaten Ende , Propinsi Nusa Tenggara Timur akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah, warga Kabupaten Ende akan menjadi penentu siapa yang nantinya akan menjadi Bupati dan wakil Bupati Ende untuk periode 2013 - 2018.
Telah ada delapan pasangan calon yang akan bertarung dalam pilbup Kabupaten Ende tersebut, mereka adalah pasangan Marsel Petu-Djafar
Ahmad (Marsel-Djafar), pasangan
Hendrik Latu-Abdul Kadir (Hadir
Sehati), pasangan Servas Mario
Paty-Yohanes Nggae (Senayan)
dan pasangan Piet Lengo-Sipri
Reda Lio (Lengo-Redalio).
Kemudian, pasangan Martinus
Ndate-Haribertus Gani (Madani),
pasangan Agustinus G Ngasu-
Achmad Mochtar (Garuda),
pasangan Don Bosco Wangge-
Dominikus M Mere (Darmawan),
pasangan Yosep Badeoda-Mansur Mberu (Teman ).

Setelah melalui beberapa tahapan pilkada, para pasangan calon bupati dan wakil bupati Ende pun akhirnya mendapat nomor urut, berikut ini nomor urut pasangan calon selengkapnya,

Nomor urut 1 adalah pasangan Yosep Badeaoda - Mansyur U Mberu

Nomor urut 2 adalah pasangan Don Bosco Wangge - Dominikus Minggu Mere

Nomor urut 3 adalah pasangan Agustinus G Ngasu - Achmad Mochdar

Nomor urut 4 adalah pasangan Marsel - Djafar

Nomor urut 5 adalah pasangan Servas Mario Patty - Johanes Nggae

Nomor urut 6 adalah pasangan Hendrikus Latu - Abdul Hassan

Nomor urut 7 adalah pasangan Petrus Lengo - Siprianus Reda Lio

Nomor urut 8 adalah pasangan Martinus Ndate - Heribertus Gani.


Hasil pilkada Ende tentu menjadi hal yang sangat ditunggu oleh masyarakat Kabupaten Ende, biasanya di hampir setiap penyelenggaraan pilkada selalu ada lembaga survei yang melakukan metode quick count untuk mengetahui hasil pilkada dengan cepat, namun hasil quick count bukanlah hasil resmi melainkan hasil prediksi yang dilakukan secara ilmiah, karena hasil resmi tetap saja ada pada penghitungan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum.

Namun yang terpenting adalah agar pemilihan kepala daerah di Kabupaten Ende ini dapat berjalan dengan lancar dan aman, dan tidak terjadi kerusuhan yang sempat terjadi di beberapa pilkada lainnya.